Selamat Datang di Website Budidaya Hewan Ternak
Anda dapat memperoleh informasi mengenai budidaya ternak, jenis ternak, jenis pakan ternak, jenis penyakit ternak, jenis obat-obatan ternak dan anda juga dapat mengikuti forum budidaya ternak pada website kami.

Video terbaru Budidaya Hewan Ternak


Diatas merupakan dua Anggota member terbaru pada website kami.

Di Tulis OlehAdministrator , 06-Juli-2009

Flu Babi…Seberapa Menakutkan?

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengumumkan, dua orang terindikasi positif mengidap flu babi (Swine influenza) di Indonesia, Rabu (24/6). Saat ini Depkes harus merawat dua orang yang positif flu babi. Pertama, seorang pilot warga negara Indonesia berumur 37 tahun. Setelah berkunjung ke Australia, pada 19 Juni masuk RSPI Sulianti Saroso. Kedua, warga negara Inggris yang bertandang ke Bali pada 19 Juni.

Dibaca (812) Komentar (2)
Selengkapnya

Di Tulis OlehAdministrator , 06-Juli-2009

Flu Babi lebih berbahaya dari Flu Burung???

MARAKNYA penularan flu babi (swaine flu) di beberapa negara membuat pemerintah Indonesia waspada. Pemerintah telah menghentikan impor babi dan memperketat pengawasan di perbatasan, termasuk di bandara. Langkah itu dilakukan untuk mencegah masuknya virus flu babi di Indonesia.

Dibaca (394) Komentar (1)
Selengkapnya

Anggota Ternak yang terbaru pada Website Budidaya Ternak
Untuk menjadi Anggota Usaha Ternak, Anda Harus menjadi member terlebih dahulu pada Website kami.

Nama : member 1

Kategori Usaha :Usaha Ternak Ayam

Jenis Usaha : Usaha Menengah

Penghasilan Perbulan : Rp. 2000.000

Alamat : Singaraja

Kontak : 08180555555

mengenai usaha ternak ayam yang saya miliki.

Nama : xxx

Kategori Usaha :Usaha Ternak Sapi

Jenis Usaha : Usaha Besar

Penghasilan Perbulan : Rp 8000.000

Alamat : Jln Gajah Mada, Gang Swastika 6, Singaraja

Kontak : 085737203555

Sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan salah satu bangsa sapi asli Indonesia dan merupakan hasil domestikasi dari banteng liar (Bibos banteng). Sapi Bali sering disebut “sapi perintis” karena mempunyai keunggulan dibandingkan sapi asli lainnya dalam mempertahankan daya hidupnya. Sapi Bali tersebar hapir diseluruh propinsi di Indonesia dan berkembang cukup pesat di beberapa daerah karena memiliki beberapa keunggulan, yaitu mempunyai daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan yang buruk, seperti daerah yang bersuhu tinggi dan mutu pakan yang rendah atau jelek. Selain itu, Sapi Bali mempunyai tingkat kesuburan (fertilitas) yang tinggi jika dibandingkan dengan sapi yang lain, yaitu dapat mencapai 83 %. Produksi karkas Sapi Bali juga cukup tinggi, yaitu dapat mencapai 56 – 57 %. Kelemahan Sapi Bali adalah kurang tahan atau rentan terhadap beberapa penyakit, antara lain penyakit jembrana, ramadewa dan ingusan (Malignat Cattharal Fever = MCF atau Coryza gangraenosa bovis) yang dapat ditularkan melalui domba (sebagai carrier). Hasil persilangan dengan bangsa lain antara lain, yaitu Simbal (Simmental x Bali), Herbal (Hereford x Bali), Limba (Limousin x Bali) tidak rentan terhadap penyakit khusus tersebut. Sapi Bali mempunyai ciri khusus berwarna merah bata, tetapi yang jantan dewasa berubah menjadi hitam. Tanda-tanda khusus Sapi Bali, adalah warna putih pada bagian bagian belakang paha dan pantat, pinggiran bibir atas, kaki bagian bawah mulai tarsus dan carpus sampai batas pinggir kuku, bulu pada ujung ekor, bulu pada bagian dalam telinga putih, terdapat garis belut (garis hitam) yang jelas Nampak pada bagian atas punggung.